NTT,ikagawanews.id – Polda Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan kepedulian sosial hingga ke wilayah pelosok perbatasan. Pada Sabtu (3/10/2026) pukul 10.00 WITA, suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai RT 022/RW 009 Dusun Beba, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat digelar Peresmian Sumur Bor Bantuan Kapolda NTT sekaligus Penyerahan Bantuan Sosial dan Perlengkapan Sekolah oleh Kapolres TTU.
Kedatangan Bupati TTU bersama jajaran Forkopimda di lokasi acara pada pukul 10.15 WITA disambut hangat oleh masyarakat Desa Oelami melalui prosesi tuturan adat dan pengalungan selendang. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan rangkaian sambutan resmi.
Kapolres TTU dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang berhalangan hadir secara langsung lantaran harus menjalankan agenda dinas di Jakarta. Mandat peresmian lantas diamanahkan kepada jajaran Polres TTU agar fasilitas sumber air bersih tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Secara terpisah, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa program penyediaan air bersih ini merupakan wujud kepedulian serta kehadiran Polri di tengah perjuangan masyarakat.
“Bapak Kapolda NTT sangat memahami betul tantangan dan kebutuhan mendasar masyarakat NTT akan ketersediaan air bersih. Pembuatan sumur bor ini adalah bentuk nyata kasih dan kepedulian Polda NTT untuk hadir membawa solusi bagi warga. Dari total 97 titik sumur bor yang disebar di wilayah NTT, 4 titik di antaranya dialokasikan untuk Kabupaten TTU, termasuk di Dusun Beba ini. Kami berharap sarana ini dapat dirawat bersama dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi meningkatkan kualitas hidup serta kesehatan masyarakat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Bupati TTU turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda NTT beserta jajaran. Ia menilai program sumur bor ini sangat berdampak positif dan membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya sejak rentang tahun 2025 hingga 2026. Bupati mengimbau warga untuk menjaga sarana ini dengan penuh rasa tanggung jawab serta meminta warga tak ragu melapor kepada Kepala Desa, Camat, atau dirinya jika menemukan kendala teknis di kemudian hari.
Mewakili warga setempat, Blasius Bobo menyampaikan ungkapan terima kasih mendalam atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa sebelum adanya sumur bor ini, warga terpaksa mengandalkan air embung untuk kebutuhan minum, mencuci, hingga menyiram tanaman.
Usai prosesi peresmian, jajaran Polres TTU menyerahkan paket Bantuan Sosial (Bansos) secara simbolis kepada 15 penerima manfaat (di antaranya Paulinus Subun, Marselina Lalisuk, Lazarus Tnomel, hingga Siprianus Baitanu), serta paket bantuan perlengkapan sekolah untuk 20 siswa/i SD setempat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, peninjauan langsung fisik sumur bor berkedalaman 49 meter tersebut, hingga penyiraman dan panen simbolis hasil pertanian warga Dusun Beba yang kini menyubur berkat aliran air dari sumur bor Kapolda NTT.
Kini, fasilitas air bersih dari Kapolda NTT tersebut resmi melayani kebutuhan harian bagi 203 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Beba. Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan bantuan dan peresmian yang berakhir pada pukul 12.00 WITA tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(Red/Hum)
