NTB,ikagawanews.id – Menjelang dimulainya gelaran MotoGP Mandalika 2026, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menempatkan personel pengamanan di sejumlah titik yang telah ditentukan di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (8/10/2026).
Penempatan personel tersebut menjadi bagian dari tahapan akhir persiapan pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Sebelumnya, Polda NTB bersama unsur terkait telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan, mulai dari rapat koordinasi, Latihan Pra Operasi (Latpraops), Tactical Floor Game (TFG), hingga simulasi penanganan berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Muhammad Kholid, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan personel mulai menempati titik pengamanan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
“Mulai hari ini personel pengamanan sudah menempati titik-titik yang telah ditentukan sesuai dengan rencana pengamanan. Penempatan ini dilakukan untuk memastikan setiap personel memahami wilayah dan tugasnya masing-masing,” ujar Kholid.
Sebanyak 2.678 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah dan unsur terkait disiapkan untuk mendukung pengamanan seluruh rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Personel tersebut ditempatkan pada berbagai titik yang telah dipetakan berdasarkan kebutuhan pengamanan.
“Pengamanan kami lakukan secara menyeluruh. Personel ditempatkan tidak hanya di sekitar sirkuit, tetapi juga pada titik-titik pengamanan, Pos Pengamanan, jalur lalu lintas dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Selain penempatan personel, Polda NTB juga menyiapkan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) serta titik penyekatan untuk mendukung pengaturan mobilitas masyarakat selama pelaksanaan MotoGP.
“Kami juga memperkuat pengamanan melalui Pospam dan titik penyekatan. Rekayasa serta pengaturan arus akan menyesuaikan situasi di lapangan, sehingga apabila terjadi peningkatan mobilitas masyarakat dapat segera dilakukan penanganan,” kata Kholid.
Secara keseluruhan, terdapat 205 titik pengamanan yang telah disiapkan dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, termasuk 42 Pospam dan sejumlah titik pengaturan serta penyekatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kholid menegaskan, penempatan personel sejak sebelum rangkaian utama MotoGP dimulai merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh unsur pengamanan siap menjalankan tugasnya.
“Prinsipnya, kami ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi setiap situasi. Kami hadir untuk memberikan rasa aman, pelayanan dan kenyamanan kepada masyarakat serta seluruh pihak yang mengikuti MotoGP Mandalika 2026,” pungkasnya.
Dengan mulai ditempatkannya personel di sejumlah titik pengamanan, Polda NTB memastikan pengamanan MotoGP Mandalika 2026 telah memasuki tahapan pelaksanaan di lapangan. Seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing demi menjaga rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.(Red/Hum)
