Polresta Tidore Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Wilayah Kota Tidore Kepulauan

Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, SIK, MH

TIDORE,ikagawanews.id Polresta Tidore memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Tidore Kepulauan, Rabu (2/9/2026).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Arahan pimpinan Polri tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi karhutla, khususnya akibat praktik pembukaan lahan dengan cara pembakaran.

Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, SIK, MH, mengatakan pencegahan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Polresta Tidore dan jajaran Polsek, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta masyarakat.

“Polresta Tidore bersama jajaran terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian karhutla secara terpadu. Pencegahan menjadi langkah utama, dengan melibatkan seluruh pihak,” ujar Kapolresta Tidore.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli di wilayah rawan, Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), kesiapan personel dan sarana prasarana, koordinasi lintas sektor, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan.

Polresta Tidore juga mendorong penguatan Satgas Karhutla dan relawan tanggap api serta kesiapan berbagai unsur dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.

Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, SIK, MH, mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, kami akan melakukan penindakan secara tegas, terukur, dan profesional sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Polresta Tidore berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan guna mencegah terjadinya karhutla serta menjaga keamanan, kesehatan, keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kota Tidore Kepulauan.(Red/Hum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *