NTT ,ikagawanews.id – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Muawwanah Polda NTT, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada seluruh personel Polri dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTT mengawali sambutannya dengan memperkenalkan diri sebagai pejabat Kapolda NTT yang baru. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ustaz, kiai, serta seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung pelaksanaan ibadah dan pembinaan kehidupan keagamaan di lingkungan Polda NTT.
Dalam pesan kamtibmasnya, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menegaskan bahwa menjadi anggota Polri merupakan rahmat dan berkah dari Allah SWT yang harus disyukuri dengan menjalankan tugas secara sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Menjadi anggota Polri adalah rahmat dan berkah yang luar biasa dari Allah SWT. Karena itu, profesi ini harus kita syukuri dengan melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab secara baik, menjaga keamanan masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kapolda NTT.

Ia menjelaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga mengandung nilai pengabdian dan tanggung jawab moral. Oleh karena itu, setiap personel Polri dituntut untuk senantiasa menjaga integritas, menjauhi perbuatan tercela, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam bertindak dan mengambil keputusan.
Kapolda NTT juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri merupakan manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan. Untuk itu, penguatan iman dan ketakwaan menjadi hal penting dalam membentuk karakter personel yang berintegritas, disiplin, dan mampu menjalankan amanah dengan baik.
“Sebagai manusia, kita tentu tidak luput dari kekhilafan dan dosa. Namun, dengan menegakkan salat, insyaallah kita dapat membentengi diri dari perbuatan-perbuatan tercela. Saya mengajak seluruh rekan-rekan Polri untuk saling mengingatkan, saling menjaga, dan menjadikan salat sebagai salah satu landasan dalam membangun kedisiplinan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolda NTT mengajak seluruh personel, khususnya umat Muslim di lingkungan Polda NTT, untuk senantiasa memakmurkan masjid, melaksanakan salat tepat waktu, serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari dapat membentuk pribadi yang lebih bertanggung jawab, humanis, dan berorientasi pada pengabdian.
Ia berharap, dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan, seluruh personel Polri dapat melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan serta senantiasa memperoleh perlindungan dan petunjuk Allah SWT dalam menjalankan kewajibannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Melalui salat, kita belajar tentang kedisiplinan dan ketaatan. Saya berharap nilai-nilai tersebut dapat kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga kita mampu menjaga amanah, menghindari pelanggaran, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda NTT juga menyampaikan penghargaan kepada para ustaz dan kiai yang selama ini berperan dalam memberikan bimbingan keagamaan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan para tokoh agama dalam memperkuat moral, membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Kegiatan Jumat Keliling ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polda NTT kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Selain menjadi sarana ibadah dan refleksi diri, kegiatan tersebut juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara pimpinan kepolisian, personel, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, Polda NTT berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta mendorong partisipasi bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda NTT Kombes Pol. Andi Anugrah, S.I.K.; Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR.; Karo Ops Polda NTT Kombes Pol. Komaruz Zaman, S.I.K., M.H.; Dirintelkam Polda NTT Kombes Pol. Danang Kuswoyo, S.I.K.; Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H.; Dirpamobvit Polda NTT Kombes Pol. Muhammad Nur Akbar, S.H., S.I.K., M.H.; Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.; serta Dirnarkoba Polda NTT Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M.
Kehadiran para pejabat utama Polda NTT tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun institusi Polri yang tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai moral, spiritualitas, dan kedekatan dengan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Jumat Keliling di Masjid Al-Muawwanah, Kapolda NTT berharap semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan ketakwaan dapat terus tumbuh dalam diri setiap personel Polri. Dengan landasan iman yang kuat, integritas yang terjaga, serta sinergi yang baik bersama masyarakat, upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat berjalan semakin optimal.
Polri hadir untuk masyarakat, mengabdi dengan hati, serta menjaga keamanan dan ketertiban dengan berlandaskan integritas, keimanan, dan tanggung jawab.(Red/Hum)
#PolisiBersamaMasyakat
