KUPANG,ikagawanews.id – Tepuk tangan bergema di Lapangan Bhayangkara Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (14/10/2026). Di tengah barisan personel yang mengelilingi lapangan, sebuah momen penuh haru mengiringi langkah Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ny. Vily Rudi Darmoko, saat berpamitan dengan keluarga besar Polda NTT.

Tradisi pelepasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Farewell and Welcome Parade, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih kepada Komjen Pol. Rudi Darmoko yang kini mengemban amanah sebagai Kalemdiklat Polri, setelah sebelumnya memimpin Polda NTT.

Prosesi diawali dengan laporan perwira upacara. Komjen Pol. Rudi Darmoko bersama Ny. Vily Rudi Darmoko kemudian memasuki lingkaran Payung Pora, disusul Kapolda NTT yang baru, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., bersama Ny. Dinny Reza Arief Dewanto.

Suasana hangat terasa saat Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT menyampaikan penghormatan melalui pengalungan bunga dan penyerahan buket bunga kepada Komjen Pol. Rudi Darmoko dan Ny. Vily Rudi Darmoko. Sebuah simbol penghargaan atas pengabdian sekaligus ungkapan persaudaraan yang tetap terjalin meski estafet kepemimpinan telah berganti.

Prosesi berlanjut dengan Kalemdiklat Polri dan istri memasuki Gerbang Pora, didampingi Kapolda NTT beserta istri. Tradisi tersebut menjadi bagian dari penghormatan institusi kepada seorang pemimpin yang telah menorehkan perjalanan pengabdian bersama jajaran Polda NTT.

Di sepanjang rangkaian acara, Komjen Pol. Rudi Darmoko dan Ny. Vily Rudi Darmoko menyalami para pejabat utama Polda NTT beserta Bhayangkari, serta para Kapolres jajaran bersama istri. Jabat tangan dan sapaan hangat mengiringi perpisahan, menghadirkan suasana kekeluargaan di antara para personel yang pernah berjalan bersama dalam pelaksanaan tugas.

Momen paling menyentuh hadir ketika Kalemdiklat Polri dan istri berpamitan langsung dengan anggota. Personel Polda NTT membentuk barisan mengelilingi Lapangan Bhayangkara, mengantar kepergian sosok pemimpin yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi tersebut.
Langkah Komjen Pol. Rudi Darmoko dan Ny. Vily Rudi Darmoko menuju gerbang keluar Mapolda NTT kemudian diiringi tarian Ja’i bersama anggota. Irama tarian tradisional Nusa Tenggara Timur itu menambah nuansa khas daerah dalam prosesi pelepasan, memadukan penghormatan institusi dengan kehangatan budaya lokal.
Sebelum meninggalkan Mapolda NTT, para pejabat utama dan seluruh anggota menyampaikan pesan yang menggambarkan rasa hormat sekaligus doa bagi perjalanan pengabdian selanjutnya.
“Teruslah menjadi inspirasi dan teladan bagi kami. Doa terbaik dari kami.”
Pesan tersebut disambut tepuk tangan dari para personel yang hadir. Ungkapan sederhana itu menjadi penutup yang penuh makna, menyiratkan bahwa pergantian jabatan tidak menghapus ikatan kebersamaan yang telah terbangun.
Tradisi pelepasan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ungkapan penghargaan atas pengabdian, penghormatan terhadap perjalanan seorang pemimpin, serta pengingat bahwa setiap tugas dan tanggung jawab akan selalu meninggalkan jejak dalam kehidupan organisasi.
Kini, Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melanjutkan pengabdian sebagai Kalemdiklat Polri. Sementara itu, Polda NTT memasuki babak kepemimpinan baru di bawah Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K.
Di balik gerbang Mapolda NTT yang mengiringi langkah kepergian, tersimpan pesan yang lebih panjang daripada sebuah perpisahan: pengabdian dapat berlanjut di tempat berbeda, tetapi inspirasi, keteladanan, dan ikatan persaudaraan akan tetap hidup dalam ingatan.(Red/Hum)
