Kapolda Banten Turun ke Jalan Laksanakan Gatur Pagi, Lanjutkan Edukasi Kepada Pelajar Melalui Poldik

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan

BANTEN,ikagawanews.id – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi (Gatur Pagi) yang dilanjutkan dengan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat sekaligus pembinaan generasi muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMKN 7 Kota Serang pada Senin (02/11).

Dalam kegiatan Gatur Pagi, Kapolda Banten turun langsung ke jalan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya para pelajar yang berangkat ke sekolah. Kehadiran Kapolda di tengah masyarakat merupakan wujud pelayanan Polri yang humanis serta komitmen dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Usai melaksanakan Gatur Pagi, Kapolda Banten melanjutkan kegiatan melalui program Poldik dengan bertindak sebagai pembina upacara di SMKN 7 Kota Serang. Dalam amanatnya, Kapolda mengangkat tema *“Stop Gangster Jalanan serta Cyber Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba”*.

Kapolda Banten menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan untuk memperoleh nilai akademis yang tinggi, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter, pengembangan potensi diri, serta membangun pribadi yang berintegritas, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki daya saing.

Kapolda juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya aksi gangster jalanan, tawuran, kekerasan, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

“Gangster jalanan bukanlah simbol keberanian. Membawa senjata, melakukan tawuran, mengganggu pengguna jalan, melakukan kekerasan atau bergabung dengan kelompok yang meresahkan masyarakat bukanlah sebuah prestasi. Justru tindakan tersebut dapat menghancurkan masa depan kalian. Kalian adalah generasi yang akan menentukan masa depan bangsa. Masa depan tidak dibangun dengan tawuran dan kekerasan, tetapi dengan pendidikan, disiplin, prestasi, tanggung jawab dan karakter yang baik,” tegas Kapolda.

Selain itu, Kapolda Banten juga memberikan perhatian terhadap fenomena cyber bullying atau perundungan di dunia digital. Ia mengingatkan bahwa tindakan menghina, mempermalukan, menyebarkan foto atau video tanpa izin, menyebarkan fitnah hingga mengajak orang lain membenci seseorang merupakan bentuk kekerasan yang dapat memberikan dampak serius bagi korbannya.

“Berpikirlah sebelum mengetik, berpikir sebelum membagikan, dan berpikir sebelum mengikuti ajakan orang lain. Apa yang kita tulis di media sosial memiliki dampak yang besar. Oleh karena itu, gunakan media sosial secara bijak, jangan sampai teknologi yang seharusnya memberikan manfaat justru digunakan untuk menyakiti orang lain,” pesan Kapolda.

Kapolda Banten juga mengajak seluruh pelajar untuk senantiasa tekun belajar, disiplin, jujur, bekerja keras serta bertanggung jawab dalam menjalankan kewajibannya sebagai generasi penerus bangsa.

“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah dan keputusan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa. Persiapkan diri menjadi generasi muda yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sebagai penutup, Kapolda Banten mengajak seluruh pelajar untuk menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, disiplin dan berprestasi serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Melalui program Poldik ini, saya berharap para pelajar dapat memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan, menjauhi gangster jalanan, tidak melakukan cyber bullying serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Raihlah cita-cita dengan belajar, disiplin dan prestasi. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia,” pungkas Kapolda.(Red/Hum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *