NTT,ikagawanews.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program percepatan Reformasi Birokrasi yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Langkah ini diwujudkan melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja berintegritas tinggi, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyerahkan penghargaan dari Kapolri kepada sejumlah Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) jajaran Polda NTT yang berhasil mengukir prestasi nasional.
Penghargaan tersebut didasarkan pada Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1990/XII/2025 tentang Satker/Satwil Penerima Predikat WBK, serta Keputusan Kapolri Nomor: KEP/182/I/2026 tentang Satker/Satwil Penerima Predikat Pelayanan Prima.

Adapun jajaran yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yaitu:
1. Biro Rena Polda NTT
2. Polresta Kupang Kota
3. Polres Ende
Sementara itu, predikat Pelayanan Prima berhasil disabet oleh 6 jajaran Satwil, antara lain:
1. Polresta Kupang Kota
2. Polres Ende
3. Polres Belu
4. Polres Timor Tengah Selatan (TTS)
5. Polres Sumba Timur
6. Polres Timor Tengah Utara (TTU)

Dalam penyampaiannya, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dan konsisten dalam menjaga marwah pimpinan serta meningkatkan mutu pelayanan publik.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih, selamat, dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada satuan kerja yang telah berhasil meraih penghargaan atas komitmen dan kinerjanya dalam membangun organisasi yang berintegritas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda NTT.
Lebih lanjut, Kapolda NTT menegaskan tiga poin penting yang harus diresapi oleh seluruh jajaran atas capaian ini:
Pertama, penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen, kerja keras, inovasi, dan konsistensi seluruh personel dalam membangun tata kelola organisasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kedua, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi, semangat, dan contoh positif bagi Satker maupun Satwil lainnya di lingkungan Polda NTT untuk terus berbenah dan berinovasi.
Ketiga, seluruh jajaran diminta untuk terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dengan stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, serta senantiasa mempedomani Commander Wish Kapolda NTT.

“Tetap mempedomani Commander Wish saya, yaitu Berbuat baik untuk diri sendiri, berbuat baik untuk institusi Polri, dan berbuat baik untuk NKRI,” tegas Irjen Pol Rudi Darmoko.
Menutup arahannya, Kapolda NTT mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum penganugerahan ini sebagai pijakan untuk memperkuat kebersamaan demi kemajuan wilayah hukum Polda NTT.
“Akhir kata, mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk memperkuat kebersamaan, membangun kinerja yang lebih baik, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa Polda NTT tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga bertekad menjadi institusi pemungkas yang transparan, modern, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat melalui pemangkasan birokrasi yang lambat, berbelit-belit, dan bebas dari pungutan liar.(Red/Hum)
