NTT,ikagawanews.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Senin (2/11/26). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda, Irwasda, serta para Pejabat Utama (PJU), Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda NTT.
Dalam arahannya, Kapolda NTT menyampaikan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas nikmat kesehatan sehingga seluruh personel dapat melaksanakan apel pagi dalam keadaan sehat walafiat guna menyambut rangkaian tugas sepekan ke depan.
Beliau juga mengapresiasi kinerja seluruh personel yang telah mendedikasikan diri dengan baik selama sepekan sebelumnya, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda NTT tetap berada dalam kondisi yang aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menegaskan bahwa situasi yang kondusif di wilayah NTT bukanlah sesuatu yang terjadi secara otomatis atau berjalan dengan sendirinya, melainkan buah dari kerja keras dan sinergi bersama.
“Perlu rekan-rekan pahami bahwa situasi kondusif itu dibuat! Diciptakan! Siapa yang menciptakan ini? Yang menciptakan ini adalah rekan-rekan semua ini, yang ada di hadapan saya dan yang ada di satuan kewilayahan. Jadi itu bukan otomatis begitu saja, bukan berjalan begitu saja, tapi hasil kerja keras rekan-rekan semua. Kalau rekan-rekan tidak kerja, tidak akan terwujud situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda NTT ini,” tegas Kapolda di hadapan seluruh peserta apel.
Beliau mengingatkan agar seluruh jajaran, baik dari unsur operasional (seperti Lantas, Samapta, Ditpolair, Brimob, Reserse) maupun unsur pendukung (SDM, Perencanaan, Logistik, Keuangan), terus memperkuat sinergisitas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Tekankan Disiplin Berlalu Lintas Melalui Operasi Patuh Turangga 2026
Menyinggung pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 yang sedang berlangsung, Kapolda NTT menekankan pentingnya kedisiplinan berlalu lintas yang harus dimulai dari internal institusi kepolisian itu sendiri. Beliau mengimbau anggota Polri agar tampil sebagai garda terdepan dan teladan bagi masyarakat dalam tertib berkendara di jalan raya.
“Bagaimana cara mendukungnya? Minimal kita menjadi garda terdepan terkait dengan ketertiban berkendara di jalan. Kita sebagai anggota Polri harus bisa menjadi garda terdepan, menjadi contoh untuk disiplin berkendara lalu lintas. Jangan justru kita sendiri yang tidak taat dan tidak disiplin karena merasa pangkatnya tinggi,” ujar Kapolda.
Kapolda menambahkan, aturan berlalu lintas dibuat bukan atas dasar rasa takut terhadap polisi, melainkan demi keselamatan bersama di jalan raya. Beliau juga berpesan agar para personel turut menjadi agen sosialisasi tertib berlalu lintas di tengah keluarga dan lingkungan sekitar, serta menghindari sikap arogan saat menghadapi penertiban di lapangan.
Apresiasi Aksi Kemanusiaan Penyelamatan Ikan Paus Biru
Dalam arahannya, Kapolda turut mengapresiasi kepedulian jajarannya terhadap sesama makhluk hidup, merujuk pada insiden penyelamatan seekor ikan paus biru yang sempat terdampar akibat terbawa arus ombak di pinggir pantai. Berkat kesigapan dan kepedulian Kapolsek bersama warga dan anggotanya, ikan paus tersebut berhasil diselamatkan kembali ke laut lepas pada sore harinya.

Menurut Kapolda, aksi tersebut merupakan wujud nyata nilai Green Policing yang menjadi program prioritas Kapolri.
“Ini luar biasa! Ada empati bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada makhluk-makhluk hidup yang lain. Ini sejalan dengan Green Policing yang menjadi program prioritas Bapak Kapolri. Kalau kita nolongin ikan paus, kita mau mengharapkan balasan apa? Itu hanya karena keikhlasan saja,” tutur beliau.
Di akhir arahannya, Kapolda berharap agar seluruh anggota Polda NTT senantiasa mengedepankan keikhlasan, tanggung jawab, dan rasa empati tinggi dalam menjalankan tugas, sehingga kehadiran Polri dapat terus dirasakan sejuk dan bermanfaat bagi masyarakat di bumi Flobamoratas.(Red/Hum)
