BARELANG,ikagawanews.id – Kegiatan Groundbreaking Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih resmi dilaksanakan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Kecamatan Galang, Kota Batam. Kegiatan tersebut menjadi momentum peletakan tiang pertama pembangunan sekolah yang dirancang sebagai pusat pendidikan terintegrasi jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan fasilitas pendidikan modern. Pada Kamis, (25/09/2026). Pukul 08.00 WIB.
Groundbreaking ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, unsur TNI-Polri, BP Batam, serta tokoh pendidikan. Turut hadir Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Drs. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Yayasan Sekolah Merah Putih Robinson, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Astuti Sirait, Dir Pam BP Batam Brigjen Pol. Mujiono, Direktur Bidang Infrastruktur BP Batam Maoris Limanto, Kasubdit Ditpam BP Batam Kombes Pol. I Gede Putu Dedi, S.I.K., M.T., Dir Binmas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Donny Sardo Lumbantoruan, S.H., S.I.K., Kabid Propam Polda Kepri, AKBP Roby T.M., serta para kepala OPD Kota Batam, pejabat tingkat II BP Batam, unsur Forkopimcam Galang, dan jajaran Polresta Barelang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Batam Kotaku, doa bersama, serta sambutan dari para pemangku kepentingan. Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Sekolah Merah Putih, Robinson, menyampaikan bahwa pembangunan sekolah ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan diharapkan dapat mulai menerima peserta didik pada tahun 2028.
Selanjutnya, Direktur Operasional PT MEG, Maikel, menegaskan dukungan penuh PT MEG dan Artha Graha Group terhadap pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih sebagai investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi emas Indonesia. Sementara itu, Ketua Yayasan Merah Putih, Edy Hushi, menjelaskan bahwa sekolah dirancang secara terpadu dengan standar arsitektur berkualitas, lengkap dengan fasilitas pendidikan yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang unggul dan berkarakter.
Dalam sambutannya, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Drs. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa peletakan tiang pertama ini merupakan bagian dari sejarah pembangunan pendidikan di Batam yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau. Ia menuturkan bahwa program tersebut menjadi pelopor pembangunan sekolah berbasis kolaborasi pemerintah dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus menjadi upaya nyata mencetak tenaga-tenaga unggul yang mampu bersaing dalam kompetisi global.
Pada puncak acara, seluruh tamu undangan melaksanakan prosesi groundbreaking dan pemancangan tiang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih. Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan selama seluruh rangkaian berlangsung.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Polresta Barelang melaksanakan pengamanan terpadu bersama Polda Kepri, Ditpam BP Batam, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Batam, Yon Marinir, serta unsur terkait lainnya. Sebanyak ratusan personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi lokasi, hingga pengawasan jalannya kegiatan sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Polresta Barelang mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung setiap pembangunan yang memberikan manfaat bagi kemajuan Kota Batam. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera menghubungi Layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.(Red/Hum)
