NTB,ikagawanews.id – Pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya difokuskan pada area sirkuit dan jalur pergerakan penonton.
Ruang udara di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit juga menjadi perhatian aparat untuk memastikan balapan berlangsung aman dan tidak terganggu aktivitas drone tanpa izin.
Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan perangkat dan tim antidrone untuk mengantisipasi keberadaan drone yang diterbangkan secara ilegal selama MotoGP berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.
Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol. Nadi Chaidir mengatakan, perangkat antidrone disiapkan sebagai bagian dari langkah pengamanan di kawasan sirkuit.
“Kita siapkan anti-drone untuk mengantisipasi drone-drone liar. Kita sudah bersurat kepada Kor Brimob untuk meminta perangkat dan tim anti-drone,” kata Nadi dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).
Menurut Nadi, keberadaan drone yang memasuki area terbatas berpotensi mengganggu keamanan maupun jalannya balapan. Karena itu, personel akan melakukan pemantauan terhadap aktivitas drone di sekitar kawasan sirkuit selama event berlangsung.
Perangkat yang disiapkan memiliki kemampuan untuk mendeteksi keberadaan drone yang memasuki area terlarang. Setelah terdeteksi, petugas akan melakukan langkah penanganan sesuai prosedur pengamanan yang berlaku.
“Kalau sudah masuk area, nanti terdeteksi. Anti-drone akan melakukan jamming dan penurunan di tempat yang aman, supaya drone tidak bisa melakukan aktivitas lagi sehingga tidak mengganggu berjalannya MotoGP,” jelasnya.
Sejalan dengan langkah tersebut, Brimob Polda NTB mengingatkan penonton agar tidak menerbangkan drone tanpa izin di sekitar Sirkuit Mandalika. Imbauan itu disampaikan untuk mencegah potensi gangguan terhadap penyelenggaraan maupun keselamatan selama balapan.
“Penonton diharapkan tidak mencoba menerbangkan drone tanpa izin, karena berpotensi mengganggu jalannya balapan,” ujar Kombes Pol. Nadi.
Selain menyiapkan pengamanan antidrone, personel Brimob Polda NTB juga telah ditempatkan di sejumlah titik dan pos pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Kehadiran personel tersebut menjadi bagian dari rangkaian cipta kondisi menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika.
Brimob Polda NTB mengajak seluruh penonton dan masyarakat yang berada di kawasan sirkuit untuk mematuhi ketentuan pengamanan serta mengikuti arahan petugas. Kepatuhan terhadap aturan diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama MotoGP Mandalika 2026.(Red/Hum)
