NTB,ikagawanews.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mulai menyelaraskan langkah pengamanan menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho S.I.K., mewakili Kapolda Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., membuka langsung Latihan Pra Operasi (Latpraops) Mandalika Rinjani 2026 di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2026, yang dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Mandalika 2026.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Hari menekankan bahwa Latpraops bukan sekadar tahapan administratif sebelum operasi. Menurutnya, latihan tersebut menjadi ruang untuk membangun kesamaan langkah, menyatukan sikap, sekaligus memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya.
“Latpraops ini bukan sekadar tahapan dalam kesiapan operasi, melainkan proses untuk membangun kesamaan langkah, kesatuan sikap, dan keteguhan dalam bertindak,” ujar dia.
Jenderal Bintang Satu itu juga meminta seluruh personel mampu menghadapi dinamika di lapangan secara profesional, proporsional, dan terukur. Setiap potensi kerawanan juga harus dikenali dan diantisipasi sejak tahap persiapan.
Wakapolda NTB menilai MotoGP Mandalika 2026 bukan hanya agenda olahraga internasional, tetapi juga momentum bagi Nusa Tenggara Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event berskala dunia.
Kehadiran pembalap, wisatawan, dan pelaku ekonomi, kata dia, turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian NTB. Karena itu, aspek keamanan perlu disiapkan secara cermat dan didukung sinergi seluruh unsur terkait.
“Kenali setiap potensi kerawanan, antisipasi setiap perkembangan, dan jangan menunggu permasalahan terjadi untuk kemudian bertindak,” tegas Brigjen Hari Nugroho.
Ia juga meminta para instruktur memberikan penjabaran tugas secara jelas agar setiap personel mengetahui posisi, peran, serta langkah yang harus dilakukan saat operasi berlangsung.
Kepada seluruh personel Operasi Mandalika Rinjani 2026, ia berpesan agar tugas dijalankan dengan disiplin, integritas, dan penuh tanggung jawab.
“Kita tidak hanya mengamankan sebuah event, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat, citra Polri, dan nama baik Indonesia,”tutup Wakapolda NTB.
Dengan koordinasi dan kesiapan yang dibangun melalui Latpraops serta TFG, Polda NTB berharap pengamanan MotoGP Mandalika 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.(Red/Hum)
