MAKASSAR,ikagawanews.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus memperkuat kedekatan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja POUK Jemaat Lahairoi, Makassar, Minggu (1/11/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dihadiri langsung Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Dirpolairud Polda Sulsel Kombes Pol. Donny Charles Go, S.I.K., Kasetum Polda Sulsel AKBP Sally Hellen Bakkara, A.Mk., Waka SPN Polda Sulsel AKBP Robert Kennedi Aritonang, S.Pd., S.H., serta Pdt. Nelki Noa, M.Th., Majelis Gereja dan sejumlah personel Polda Sulsel.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama jemaat yang berlangsung khidmat. Selanjutnya, Wakapolda Sulsel menyampaikan sambutan sekaligus membacakan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari Kapolda Sulsel.
Dalam pesan tersebut, Wapolda Sulsel mengajak seluruh jemaat dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.
Sejumlah imbauan turut disampaikan, di antaranya mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau hoaks. Jemaat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan daring (online scamming), termasuk modus passobis yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, Wapolda Sulsel menekankan pentingnya bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghindari aksi tawuran yang berpotensi menimbulkan korban dan merugikan banyak pihak, serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.
Wakapolda juga mengingatkan bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang bebas pulsa dan beroperasi selama 24 jam.
“Polisi dan masyarakat harus bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Sulawesi Selatan. Dengan kepedulian, kebersamaan, dan komunikasi yang baik, kita dapat mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” demikian pesan Kapolda Sulsel yang disampaikan Wakapolda.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui persembahan lagu-lagu pujian dari Persekutuan Oikumene Polda Sulsel yang turut menambah kekhidmatan ibadah. Kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Polda Sulsel juga menghadirkan pelayanan bakti kesehatan berupa pengobatan gratis bagi jemaat Gereja POUK Jemaat Lahairoi yang hadir. Pelayanan tersebut disambut baik dan menjadi salah satu wujud komitmen Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polda Sulsel berharap hubungan silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat, khususnya umat Kristiani, semakin erat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat toleransi, menumbuhkan rasa saling percaya, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan.(Red/Hum)
