Polri Peduli Lingkungan, Kapolresta Barelang Ikut Hijaukan Kampung Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM

BARELANG,ikagawanews.id – Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., turut melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri di Kampung Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendukung pengembangan potensi ekowisata dan UMKM masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, (16/10/2026). Pukul 07.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri, Ketua Pokdarwis Kota Batam Geri, Lurah Sambau Raja Zulkarnain, S.IP., Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra, S.H., M.M., Wakapolsek Nongsa AKP Ferry Supriadi, S.H., M.H., Pejabat Utama (PJU) Polresta Barelang, personel Polresta Barelang dan Polsek Nongsa, serta para ketua RT dan RW setempat. Kehadiran Kapolresta Barelang menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap upaya pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan melalui kesenian kompang dan pertunjukan pencak silat, dilanjutkan dengan peninjauan potensi ekowisata serta UMKM masyarakat setempat. Setelah pembukaan dan pembacaan doa oleh Ustaz Marsapwan, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pokdarwis Kota Batam, Geri, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Kepri, Kapolresta Barelang, dan seluruh rombongan dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Dalam sambutannya, Bapak Geri menjelaskan bahwa kelompok sadar wisata telah dibentuk sejak awal 2014 untuk menjaga kelestarian lingkungan pantai dan alam di kawasan Pandang Tak Jemu. Ia juga menyampaikan bahwa kawasan tersebut pernah meraih penghargaan juara III tingkat nasional sebagai desa wisata. Menurutnya, penanaman mangrove memiliki arti penting untuk menjaga kelestarian pesisir, mendukung perbaikan kualitas udara di Kota Batam yang sedang terdampak asap, serta mempertahankan ekosistem pantai. Ia menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dalam penanaman 1.000 batang bibit mangrove di kawasan tersebut.

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan penanaman mangrove dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Batam. Ia juga mengapresiasi prestasi Kampung Wisata Pandang Tak Jemu yang pernah meraih penghargaan tingkat nasional serta mengingatkan pengelola agar terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keberlangsungan kawasan wisata tersebut. Upaya pelestarian lingkungan, menurutnya, diharapkan dapat membantu mewujudkan udara yang lebih bersih dan segar bagi masyarakat.

Usai sambutan, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri, dan para pejabat yang hadir menuju lokasi penanaman untuk melaksanakan penanaman bibit mangrove secara langsung. Sebanyak 1.000 batang bibit mangrove ditanam di kawasan Kampung Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pengelola kawasan wisata, dan masyarakat dalam merawat lingkungan.

Hutan mangrove memiliki berbagai manfaat penting, di antaranya mencegah abrasi dan erosi pantai, meredam gelombang laut, mengurangi intrusi air laut ke daratan, serta menjadi habitat bagi ikan, udang, kepiting, dan berbagai jenis burung. Mangrove juga berperan dalam menyerap dan menyimpan karbon serta membantu menjaga kualitas perairan. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Polresta Barelang mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong pengembangan ekowisata yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

Setelah penanaman mangrove, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan wawancara, peninjauan kawasan, serta trekking menyusuri jembatan mangrove, kemudian ditutup dengan ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Polresta Barelang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan merawat kawasan mangrove demi keberlangsungan ekosistem pesisir. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan laporan terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siap menerima laporan dan pengaduan masyarakat.(Red/Hum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *