KALSEL,ikagawanews.id – Di tengah tantangan luas wilayah dan kondisi medan yang berat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai dari rawa pasang surut di Kabupaten Barito Kuala (Batola) hingga medan pegunungan Meratus dan area pertambangan, kesiapan kendaraan operasional adalah kunci keberhasilan tugas kepolisian. Menjawab tantangan tersebut, Biro Logistik Polda Kalsel menghadirkan terobosan digital melalui aplikasi SIRANMOR (Sistem Informasi Perawatan Kendaraan Bermotor).
SIRANMOR bukan sekadar aplikasi pendataan, melainkan sebuah ekosistem manajemen Harwat Ranmor yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.
1. Latar Belakang: Dari Manual Menuju Digital
Selama ini, sistem harwat ranmor masih mengandalkan buku induk manual, laporan kertas dari Satker dan Polres jajaran, serta rekapitulasi Excel. Permasalahannya:
- Data Ranmor tidak real-time, sering telat update.
- Riwayat servis, ganti oli, dan kerusakan tidak terdokumentasi dengan baik.
- Pengajuan BBM dan suku cadang rawan tumpang tindih.
- Sulit memantau kondisi riil Ranmor Roda 2, Roda 4, dan Roda 6 di 13 Polres jajaran.
Dengan adanya SIRANMOR, semua permasalahan tersebut dipangkas.
2. Fitur Unggulan Aplikasi SIRANMOR
Aplikasi yang dapat diakses via Android dan Web Dashboard ini memiliki beberapa fitur inti:
a. Database Ranmor Terpusat & Real-Time
Setiap Ranmor memiliki QR Code unik. Dengan scan QR, petugas dapat melihat Nopol, Noreg, jenis, tahun, kondisi terakhir, foto kendaraan, hingga posisi Satker pengguna. Total 2.800+ Ranmor Polda Kalsel masuk dalam satu database.
b. Sistem E-Harwat & Reminder Otomatis
Fitur yang paling vital Ndan. Aplikasi akan otomatis memberikan notifikasi (push notification) ketika:
- Jatuh tempo ganti oli mesin (setiap 5.000 KM)
- Jatuh tempo ganti filter solar / filter oli
- Jatuh tempo perpanjangan STNK Ranmor Dinas
- Jadwal KIR dan servis berkala
Operator di Benglog tidak perlu lagi mengingat manual.
c. E-Complain & Pelaporan Kerusakan Digital
Anggota di lapangan yang Ranmornya rusak cukup foto kerusakan, upload di aplikasi, dan tulis keluhan. Laporan langsung masuk ke dashboard Kabag Logistik dan Kasubbag Harwat. Mempercepat proses verifikasi dan pengajuan perbaikan.
d. Manajemen Logistik BBM & Suku Cadang
Pengajuan BBM dan spare part kini melalui sistem. Transparan, bisa dilacak statusnya: Diajukan -> Diverifikasi -> Disetujui -> Didistribusikan. Mencegah penyalahgunaan anggaran.
e. Dashboard Pimpinan (Commander Wish)
Kapolda, Wakapolda, dan Karo Log dapat memantau dalam satu layar: Berapa Ranmor siap operasi, berapa yang rusak ringan, rusak berat, dan berapa anggaran harwat yang sudah terserap. Data untuk pengambilan keputusan menjadi cepat dan akurat.
3. Dampak dan Manfaat Nyata
Sejak diuji coba di Biro Logistik Polda Kalsel, SIRANMOR memberikan dampak signifikan:
- Efisiensi Anggaran: Mencegah servis ganda dan pengadaan suku cadang yang tidak perlu. Penghematan anggaran harwat hingga 15%.
- Kesiapan Operasional (Kesiapsiagaan): Tingkat kesiapan Ranmor R4 yang semula hanya 75%, kini naik menjadi 92% siap operasi.
- Akuntabilitas dan Transparansi: Semua proses harwat tercatat digital dan tidak bisa dimanipulasi, sejalan dengan program Polri Presisi.
- Perpanjangan Usia Ranmor: Karena perawatan tepat waktu, usia pakai Ranmor seperti Toyota Hilux, Isuzu D-Max, hingga Nissan Patrol GRX menjadi lebih panjang.
SIRANMOR adalah bukti bahwa transformasi digital di tubuh Polri tidak hanya soal ETLE atau aplikasi pelayanan publik, tetapi juga menyentuh urusan paling dasar: perawatan kendaraan dinas.
Dengan Ranmor yang terawat, anggota di lapangan pun lebih percaya diri dan aman dalam bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat Banua.
Polisi bersama masyarakat
